أَمْ أَمِنتُم مَّن فِى ٱلسَّمَآءِ أَن يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًۭا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ
Atau patutkah kamu merasa aman (tidak takut) kepada Allah yang pusat pemerintahanNya di langit itu: menghantarkan kepada kamu angin ribut yang menghujani kamu dengan batu; maka dengan itu, kamu akan mengetahui kelak bagaimana buruknya kesan amaranKu?— Terjemahan Basmeih
Allah bertanya: Adakah kamu merasa selamat dari azab Allah yang berkuasa di langit, sehingga Dia menghantarkan angin ribut membawa batu kerikil untuk memusnahkan kamu? Maka kamu akan tahu betapa dahsyatnya peringatan-Ku itu.
Ayat ini melanjutkan tema ayat 16 tentang ketakutan kepada Allah. Surah al-Mulk membuka dengan tauhid (ayat 1-2), lalu mengingatkan tentang kuasa Allah melalui azab yang menimpa kaum terdahulu (ayat 17-18), membuktikan bahwa Allah benar-benar berkuasa dan peringatan-Nya nyata.
Al-Jalalayn: Haasib ialah angin yang melempar batu kerikil kepada kamu. Apabila azab itu tiba, kamu akan mengetahui bahwa peringatan-Ku adalah benar dan nyata. Ibn Kathir: Allah mengingatkan bahwa Dia berkuasa mengazab mereka kerana kufur dan syirik mereka, namun Dia bersabar, memaafkan, dan menangguhkan azab. Ini adalah bukti rahmat-Nya. Peringatan ini adalah ancaman nyata, sebagaimana yang menimpa umat-umat terdahulu dengan azab yang dahsyat dan pedih.
Ayat ini membangunkan hati dari kelalaian. Kita sering lupa bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Mengawasi. Setiap peringatan dalam Al-Quran bukan sekadar kata-kata, tetapi kebenaran yang akan terbukti. Ketika kita mengabaikan perintah Allah dan melakukan maksiat, kita sebenarnya mengambil risiko besar. Namun, Allah memberikan peringatan ini sebagai bentuk kasih sayang—memberi kesempatan untuk bertaubat sebelum azab tiba. Inilah mengapa khauf (takut) kepada Allah adalah permulaan kebijaksanaan.
- Renungkan setiap peringatan dalam Al-Quran sebagai kasih sayang Allah, bukan sekadar ancaman, dan gunakan untuk memperkuat taubat.,- Amalkan taqwa dengan menjauhi maksiat, kerana azab Allah bukan sekadar cerita masa lalu tetapi realiti yang boleh menimpa kapan saja.,- Ajak keluarga untuk mendengarkan peringatan Al-Quran dengan hati terbuka, dan diskusikan bagaimana kita boleh memperbaiki amalan bersama.
Masuk untuk tulis nota pada ayat ini.
📚Rujukan kitab tafsir (sumber)
Lihat teks asal (Arab)
قَوْلُهُ تَعَالَى: ﴿أَمْ أَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّماءِ أَنْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حاصِباً﴾ أَيْ حِجَارَةً مِنَ السَّمَاءِ كَمَا أَرْسَلَهَا عَلَى قَوْمِ لُوطٍ وَأَصْحَابِ الْفِيلِ. وَقِيلَ: رِيحٌ فِيهَا حِجَارَةٌ وَحَصْبَاءُ. وَقِيلَ: سَحَابٌ فِيهِ حِجَارَةٌ. (فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ) أَيْ إِنْذَارِي. وَقِيلَ: النَّذِيرُ بِمَعْنَى الْمُنْذِرِ. يَعْنِي مُحَمَّدًا ﷺ فَسَتَعْلَمُونَ صِدْقَهُ وَعَاقِبَةَ تكذيبكم.