وَلَقَدْ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ
Dan demi sesungguhnya! orang-orang (kafir) yang terdahulu daripada mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya lalu mereka dibinasakan); dengan yang demikian, (perhatikanlah) bagaimana buruknya kesan kemurkaanKu.— Terjemahan Basmeih
Allah menceritakan bahwa umat-umat terdahulu telah mendustakan rasul-rasul mereka, lalu Allah mengazab mereka dengan azab yang sangat berat dan mengerikan. Ayat ini menjadi peringatan kepada kaum Quraisy agar tidak mengikuti jejak mereka.
Ayat ini melanjutkan tema ancaman Allah kepada mereka yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan-Nya (ayat 16-17). Setelah menyebutkan ancaman langsung, kini Allah mengingatkan dengan contoh nyata: umat-umat sebelumnya yang mendustakan juga telah ditgazab dengan azab yang dahsyat.
Al-Jalalayn: 'Nakir' bermaksud penolakan dan azab Allah terhadap mereka yang mendustakan rasul saat Allah menghancurkan mereka—ini adalah kebenaran yang pasti. Ibn Kathir: Azab Allah kepada umat-umat terdahulu adalah berat, keras, dan menyakitkan. Allah menunjukkan bahwa Dia memiliki kekuasaan untuk mengazab mereka, namun Dia juga bersifat hilm (penyabar) dan sifah (memaafkan), mengakhirkan azab hingga waktu yang ditentukan. Ketika waktu tiba, azab-Nya datang dengan dahsyat.
Renungan: Setiap generasi yang mendustakan Allah dan rasul-Nya telah merasakan akibat mengerikan. Ini bukan ancaman kosong—sejarah membuktikannya. Kita hidup di era di mana banyak yang mengabaikan peringatan Allah. Apakah kita akan belajar dari nasib mereka, atau mengulangi kesalahan yang sama? Allah memberi waktu, tetapi waktu itu terbatas. Ketika azab tiba, tidak ada yang bisa menolaknya.
- Renungkan setiap hari tentang kisah umat-umat terdahulu (Nuh, Hud, Salih, Luth) dan bagaimana mereka ditgazab—jadikan ini motivasi untuk taat kepada Allah.,- Jangan menunda-nunda taubat dan ketaatan dengan alasan 'masih ada waktu'—ingat bahwa azab Allah datang tiba-tiba ketika waktu habis.,- Ajak keluarga dan teman untuk merenungkan ayat-ayat peringatan ini, agar sama-sama waspada dan tidak termasuk golongan yang mendustakan.
Masuk untuk tulis nota pada ayat ini.
📚Rujukan kitab tafsir (sumber)
Lihat teks asal (Arab)
قَوْلُهُ تَعَالَى: ﴿وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ﴾ يَعْنِي كُفَّارَ الْأُمَمِ، كَقَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَقَوْمِ لُوطٍ وَأَصْحَابِ مَدْيَنَ وَأَصْحَابِ الرَّسِّ وَقَوْمِ فِرْعَوْنَ. (فَكَيْفَ كانَ نَكِيرِ) أَيْ إِنْكَارِي وَقَدْ تَقَدَّمَ [[راجع ج ١٢ ص (٧٣)]]. وَأَثْبَتَ وَرْشٌ الْيَاءَ فِي "نَذِيرِي، ونكيري" فِي الْوَصْلِ. وَأَثْبَتَهَا يَعْقُوبُ فِي الْحَالَيْنِ. وَحَذَفَ الباقون اتباعا للمصحف.